Grosir Bibit Pulai Siap Tanam

Pohon ini banyak digunakan untuk penghijauan di karena daunnya nan hijau mengkilat,rimbun dan juga melebar ke samping sehingga memberikan keuntungan kesejukan bagi yang berteduh di bawah pohon ini,kulit pohon ini pun banyak digunakan untuk bahan baku obat – obatan yang ampuh untuk mengobati beragam penyakit seperti radang tenggorokan dan juga lain-lain.

Grosir Bibit Pulai Siap Tanam

Daunnya hijau mengkilap dengan bagian bawah daun berwarna lebih pucat. Daunnya ini menjari dengan jumlah 3 sampai 15 daun dan petiole sepanjang 4 cm,bunga yang mekar di bulan oktober dan memiliki aroma yang khas,biji dari pulai berbentuk oblong dan berambut.  Kulit kayunya yang tidak memiliki bau namun memiliki rasa yang sangat pahit dengan getah yang terbilang banyak.

Artikel Terkait: Bibit Rambutan Binjai Kualitas Unggul

Tumbuhan ini sekarang sudah menjadi perburuan para komoditi tanaman hias untuk memperindah rumah mewah, hotel, restaurant dan lainya. Tanaman pule sangatlah indah maka tak hiran jika nilai jual tanaman ini cukup tinggi.

Ciri- ciri tanaman herbal pule :

Daun

Terpusar berkisar 4 – 10 helai, bentuk nya lonjong sampai lanset, atau lonjong sampai bulat menyerupai telur sungsang, menjangat, tipis dan kuat. Permukaan atas daun licin. Sedangkan permukaan bawahnya buram. Panjang daun 10 – 25 cm, dengan lebar 3 – 8 cm dengan panjang tangkai 8 cm  – 15 cm.

Bunga:

Bagian bunga berupa malai rata, keluar diujung cabang atau di belahan diketiak daun, panjangnya sampai 14 cm. Sedangkan gagang bunganya pendek kurang lebih 2,5 cm, dan berambut. Bunganya harum berwarna hijau terang sampai putih kekuningan dan pada  permukaannya berbulu halus dan rapat. Panjang tabung 7 – 10 mm, namun agak sedikit mengecil pada bagian lehernya, helaian mahkota menyerong dan bundar. Panjang tangkai putik 3 – 6 cm.

Kulit batang (pegagan) dan daun-daunnya, menurut paparan dari Wikipedia, yang mengutip dari studi tahun 1991 oleh JL CH van Valkenburg dan EB Waluyo, Terminalia catappa L. (Record from Proseabase: RHMJ Lemmens  and N Wulijarni-Soetjipto – editors. PROSEA -Plant Resources of South-East Asia- Foundation, Bogor, Indonesia), dimanfaatkan untuk menyamak kulit, dan juga dapat dijadikan sebagai bahan pewarna hitam, dan juga untuk membuat sebuah tinta. 

Kayu dari tanaman Pulai ini juga menghasilkan sebuah zat  yang cocok dijadikan sebagai pewarna kuning kecoklatan sampai warna zaitun, dan mengandung 11–23 persen tanin. Daun-daunnya mengandung 12 macam tanin yang dapat dihidrolisis.

Tumbuhan Pulai menjadi bagian penting bagi sebagian ecinta ikan hias, yang mana banyak meyakini ketika menaruh daun-daun Pulai kering di akuarium, khususnya ikan cupang (Berta spp.), dapat memperbaiki kesehatan dan memperpanjang umur ikan.

Kayu pada Pulai ini dominan mempunyai warna merah bata pucat hingga kecoklat-cokelatan, mempunyai berat yang cukup ringan sampai sedang, berat jenis kayunya ini berkisar antara 0,465–0,675. 

Kayu pada tanaman Pulai ini cukup keras dan tentu saja ulet,namun tidak begitu awet. Kayu Pulai ini di dalam dunia perdagangan dikenal sebagai kayu jenis red-brown terminalia, dan kerap digunakan sebagai penutup lantai atau veneer. Di negara Indonesia sendiri, tanaman kayu dari pohon Pulai  ini kerap sekali digunakan dalam pembuatan perahu dan juga untuk pondasi atap rumah.

Bagian Biji pada tanaman Pulai juga dapat dimakan baik secara mentah atau juga bsia dimasak. Ada yang berpendapat jika rasanya ini jauh lebih enak daripada biji tanaman kenari. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *