Ini Penampakan Masjid Al-Safar yang Trending Ditunjuk Lambang Iluminati

Akhir-akhir ini pembicaraan tentang Masjid Al-Safar yang ada di Tol Cipularang arah Jakarta Km. (KM) 88 yang disebutkan penuh akan arti illuminati ramai kembali lagi di sosial media terutamanya Facebook. Karena, dalam beberapa upload menunjukkan seorang ustad yang tengah menjelaskan tentang pengartiannya jika design masjid di Bandung yang dibuat langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kental dengan simbol-simbol iluminati (dajjal). Dalam video berdurasi 2.20 menit yang ramai di sosial media itu, ada tulisan dengan nama Ustaz Karunia Baequni. Ia menerangkan, awalanya Baequni dan keluarga tengah dalam perjalanan pergi ke Jakarta serta menepi sesaat di Km 88 untuk melakukan salat. Sesudah lihat design yang dipandang simbol-simbol Ilumianti, Baequni juga lalu tidak jadi melakukan beribadah. Ia juga menjelaskan pada jamaah yang turut dalam analisis ini jika waktu melakukan salat di masjid ini karena itu bukan menghadap Allah justru menghadap segitiga satu mata.

Pembicaraan Tampil Di Kotak Kometar Video Itu

Atas video penafsiaran yang diupload di sosial media ini, netizen juga ramai memberi komentar baik memberikan dukungan atau memandang apakah yang dilaksanakan Baequni tidak pas dalam mengartikan design bangunan Masjid Al-Safar. “Astaghfirullahal adzim ini mesjid apa museum kok banyak segitiga iluminatinya??? Berikut contoh2 orang simpatisan iluminati (satu barisan yang mengajari banyak kesesatan(atheis)),” papar account dengan nama Fathih. Sedang account Sebri Riyanto malah memandang design bangunan tidak jadi masalah serta kembalikan semua beribadah dari kemauan awal. “Kembali lagi lg ke niatan kita… untuk siapa kita bersujud serta pada siapaa kita menyembah,” katanya dalam kotak kometar.

Ridwan Kamil Klaim Mendesain Masjid Salah Satu Ketertarikan Terkuat

Disamping itu, dalam account instagram pribadi, Ridwan Kamil menyebutkan jika design yang sejauh ini dia bikin untuk bangunan apa saja termasuk juga masjid ialah karunia dari Allah SWT untuk bentuk imajinasi yang selanjutnya dipakai untuk kebermanfaatan hidup. Faedah dari pengetahuan ini dapat diterapkan dalam design bangunan atau mengimajinasikan beberapa skrip untuk pimpinan warga. “Mendesain Masjid salah satu ketertarikan terkuat atau spirit saya. Sebab bukan ustadz, minimum saya berdakwah dengan mendatangkan infrastruktur ceramah yakni macam masjid di penjuru dunia yang sempit serta sementara kini. Saya ingin memberi sumbangan perkembangan seni serta arsitektur Islam. Estetika Islam benar-benar kuat di geometri. Oleh karena itu tiap design masjid tetap berupaya baru serta geometri tidak sama. Hasilnya bermacam dari 1/2 kubah, multi kubah, kotak, silinder, tradisionil s/d bentuk-bentuk poligon seperti segitiga. Berlainan sebab design yang baik harus memberi respon Geografl, tempat, iklim, ukuran, budaya dIl. Masjid AI Safar ialah hasil analisa teori Folding Architecture alias lipatan. Seperti origami, hasilnya ialah lekukan serta ruangan berupa segitiga. Bila hasilnya ditafsir beberapa macam, itu disilahkan. Seperti Monas yang ditafsir macam2. Saya tak perlu geram pada tafsiran, yang perlu saya terangkan jika Masjid AI Safar disebutkan untuk penerapan dari simbol2 iluminati itu ialah simpulan KELIRU. Karenanya tidak betul serta tidak ditujukan. Serta tentu saja tetap saya ikhlaskan serta maafkan, simpulanZ tanpa ada tabayun semacam ini yang selanjutnya diviralkan untuk menghancurkan nama baik serta keimanan saya. lsu ini sempat digemparkan oleh faksi yang sama di jaman pilgub 2018 untuk menjelekkan saya waktu kampanye. Saya telah maafkan, move on serta saya cuma berdoa. Alhamdulillah, Allah SWT rupanya |ebih meluluskan doa saya, bukan doa serta keinginan mereka. Saya mah tidak stop berkreasi serta bawa perkembangan sebab saya yakini itu pekerjaan Allah SWT pada saya di dunia ini. Kebahagiaan saya ialah lihat masjid-masjid yang saya design makmur serta ramai. AlhamduliIIah.. Semasa saya yakini, saya tidak meianggar syariat Allah SWT serta tidak lakukan apakah yang difltnahkan, perkataan serta cacian manusia mah tidak menggetarkan iman serta kepercayaan saya. Faidza azzamta fatawakkal Alallah. Hatur Nuhun,” papar Emil dalam upload sosial media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *